Selasa, 11 Agustus 2009

ADILLAH NEGERIKU

ADILLAH NEGERIKU

Pagi ini, Rabu 12 Agustus 2009, ketika aku sedang berada di salah satu perempatan di Ring road timur Yogyakarta, saya musti berhenti sekitar 3 menit di lampu merah. Penyebabnya adalah karena ada rombongan TNI yang akan lewat. Dari bersama saya ada sekitar 40an motor, dan belasan mobil yang dengan setia menunggu, sampai akhirya setelah 3 menit kemudian rombongan baru lewat. Tidak hanya sampai di situ, setelah rombongan lewat kekacauan kembali muncul. Kendaraan dari semua arah langsung maju untuk menyebrang dan hasilnya semuanya menumpuk di tengah, untung saja tidak terjadi kecelakaan. Walaupun disana ada polisi lalu lintas, namun beliau tidak dapat berbuat apa-apa menghadapi pengendara yang memang sudah tidak sabar itu.
Pemadangan ini mungkin amat sangat sering dialami oleh para pengendara kendaraan bermotor. Antri bermenit-menit demi member jalan kepada para penggede. Bahkan tidak jarang juga dibarengi dengan kacaunya lalu-lintas setelah itu. Kesal, capek itulah yang dirasakan. Tapi mereka hanya bilang, dah biasa, mereka kan orang sibuk.
Sebenarnya kalau kita mau berfikir sejenak, kenapa para pejabat dan orang-orang penting di Negara ini tidak mau seperti orang umum untuk sekedar berhenti di lampu merah. Kalau dibilang karena waktu, orang yang berhenti demi mereka juga musti mengejar waktu untuk kerja utau pergi sekolah. Kalau alas an BBM, orang yang berhenti lebih banyak lagi menghabiskan BBM. Andaikan kendaraan rombongan ada 5 mobil, sedangkan yang musti berhenti ada 20 motor dan 10 mobil, bukankah itu jau berbeda.?. lalu apa alasan mereka.
Semoga negeri ini bisa lebih memperlakukan warganya dengan adil.

Tidak ada komentar: